KOTABARU – Sekretaris Daerah Kotabaru, Eka Saprudin, menilai pembangunan daerah sepanjang 2025 menunjukkan kemajuan positif. Dalam wawancara eksklusif di ruang kerjanya, Senin (8/12/2025), Eka menyampaikan sejumlah program prioritas berjalan sesuai target meski tantangan tetap ada.
Beberapa program yang menjadi fokus pemerintah daerah antara lain layanan kesehatan gratis, bantuan pakaian sekolah, beasiswa bagi pelajar berprestasi, rehabilitasi puskesmas dan sekolah, serta pembangunan rumah sakit baru. Pembangunan rumah sakit ditargetkan rampung 50 persen pada 2025 dan selesai secara penuh pada 2026.
“Visi dan misi kepala daerah mulai terlihat hasilnya meski belum sepenuhnya tercapai. Kami optimistis seluruh target dalam RPJM dapat terealisasi secara bertahap,” kata Eka.
Kendati begitu, Sekda mengakui tantangan anggaran menjadi kendala utama, terutama menurunnya transfer pusat serta luas wilayah Kotabaru yang menyulitkan pemerataan pembangunan. Untuk mengantisipasi hal ini, pemerintah daerah berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai inovasi, termasuk potensi retribusi dari tenaga kerja asing, tanpa membebani masyarakat.
Selain aspek keuangan, pelayanan publik juga mendapat perhatian serius. Pemerintah daerah menyiapkan regulasi yang jelas, memperkuat sarana prasarana, dan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) agar masyarakat menerima layanan lebih cepat dan tepat sasaran.
Eka menekankan pentingnya partisipasi masyarakat. “Masyarakat menjadi kunci utama. Kami minta mereka turut menjaga fasilitas umum dan aktif menyampaikan masukan terkait pelayanan publik agar pembangunan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif,” ujarnya.
Langkah-langkah ini menjadi sinyal positif bahwa Kotabaru bergerak menuju pembangunan berkelanjutan, dengan fokus pada kesejahteraan masyarakat dan pemerataan layanan publik di seluruh wilayah.












