Barito Kuala — Pemerintah Kabupaten Barito Kuala resmi menandatangani Rencana Kerja PBPU BP Pemda dan Addendum Kerja Sama Skema Sharing Iug gehran Tahun 2026, Kamis (04/12/2025), di sebuah hotel di Banjarmasin. Penandatanganan ini menjadi langkah penting dalam memastikan kesinambungan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat Batola.
Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, memimpin langsung agenda strategis tersebut dan menegaskan bahwa komitmen Pemkab terhadap program JKN tidak pernah surut.
“Kerja sama antara Pemkab Batola dan BPJS Kesehatan selalu berjalan baik setiap tahun. Tahun ini, kami juga mendapat dukungan dari sektor swasta, PT Amanah Mandiri Sentosa, yang memberikan bantuan untuk 50 peserta BPJS,” ujar Bupati.
Ia menyebut dukungan itu sebagai contoh ideal kolaborasi lintas sektor yang diharapkan dapat ditiru perusahaan lain. Menurutnya, partisipasi dunia usaha akan memperkuat perlindungan jaminan kesehatan masyarakat.
Dari pihak BPJS Kesehatan, Kepala Cabang Banjarmasin, Asmar, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemkab Batola yang telah menyiapkan anggaran Rp45 miliar untuk membiayai lebih dari 100.000 peserta JKN pada tahun 2026.
“Hari ini kita menandatangani dua dokumen: kerja sama PBPU Pemda dan kerja sama dengan PT Amanah Mandiri Sentosa melalui skema sharing iuran,” jelas Asmar. Ia menegaskan bahwa program JKN bersifat komprehensif—meliputi layanan promotif, preventif, hingga rujukan berjenjang.
Dinas Sosial Batola melalui Kepala Dinas Dahtiar Fajar, S.STP., M.Si, menegaskan dukungan penuh Dinsos sebagai instansi yang berperan mengawal keberlanjutan program.
Dukungan serupa disampaikan perwakilan PT Amanah Mandiri Sentosa, Hj. Aulia Noviasari, berharap partisipasi perusahaan dapat membantu warga Batola yang membutuhkan perlindungan kesehatan.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan pihak swasta, program JKN di Barito Kuala diharapkan semakin kuat, merata, dan memberi kepastian layanan kesehatan yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.












