Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Nasional

Agus Sebut Jalan Poros Rusak Diduga Akibat Angkutan Batubara Melintas dijalan Umum

×

Agus Sebut Jalan Poros Rusak Diduga Akibat Angkutan Batubara Melintas dijalan Umum

Sebarkan artikel ini

Jalan rusak kawasan Angsana, antrian panjang kendaraan bermotor terjadi pada Jumat (20/5) malam/Poto Istimewa

Bacakabar.idBATULICIN, Kerusakan jalan poros Trans Kalimantan kawasan Angsana atau tepatnya di Desa Karang Indah Kecamatan Angsana Kabupaten Tanah Bumbu macet hingga berjam-jam.

Menyoroti hal tersebut, aktivis dan tokoh muda asal Tanah Bumbu Agus Rismalian Noor angkat bicara.

Menurut Agus, kerusakan Jalan Poros tersebut sudah terjadi cukup lama, dan baru-baru ini sedang di lakukan upaya perbaikan dengan adanya penimbunan material batu bicros di ruas jalan tersebut.

Dia juga mengungkapkan penyebab kerusakan jalan poros provinsi tersebut, selain tidak adanya drainase yang baik, juga diduga kuat disebabkan oleh angkutan yang bermuatan berlebih diluar kapasitas jalan itu sendiri.

“Tidak sekali atau dua kali saya menyaksikan ada angkutan yang bermuatan batubara jenis dump truck yang juga melintas di jalan provinsi itu, seharusnya angkutan yang bermuatan batubara dilarang melintas di jalan provinsi sesuai Perda Provinsi Kalsel No.12/2012,” ungakap Agus kepada media ini Jum’at, (20/5/2022) yang juga terjebak dalam kemacetan.

Agus menyayangkan, Pihak terkait terkesan tutup mata dengan adanya angkutan bermuatan batubara melintas di jalan raya. Selain itu Agus juga menyayangkan pihak yang berwenang terhadap jalan poros provinsi tersebut terkesan lamban dalam menangani kerusakan jalan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanah Bumbu Subhansyah, saat dihubungi mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak balai dan terkait lainnya, dan menurut sepengetahuannya kerusakan jalan itu sudah ditangani balai.

“Itu sudah mulai diperbaiki, tapi pengerjaannya dari Satui ke arah Batulicin,” ungkapnya.

Pihaknya mengaku telah menyarakan, sebaiknya perbaikan diawali dari Batulicin, karena tingkat kerusakan terparah ada dititik tersebut.

Baca Juga  Rokhmin Dahuri: Indonesia Harusnya Jadi Juara Disektor Pariwisata

Subhan menyebut titik jalan yang diperbaiki yakni; Satui, Angsana, Sungai Loban, Betung, Batulicin hingga arah ke Serongga. Pungkaanya.

Secara terpisah, Kasat Lantas Polres Tanah Bumbu AKP Guntur Setyo Pambudi S.I.K, mengatakan bahwa kerusakan jalan disebabkan banyak faktor, bukan cuma dari kendaraan batubara saja.

Dia menyebut angkutan alat berat, seperti kontainer, kontur tanah dan faktor-faktor lainnya yang bisa menyebabkan kerusakan jalan.

“Angkutan alat berat, kontainer itu yang lebih nyata muatannya lebih berat dari truk batubara,” tukasnya.

Kasat lantas pun menegaskan pihaknya bersama Dishub sudah melakukan tindakan terhadap kendaraan kelebihan muatan (Over Dimension Over Loading) atau sering disebut ODOL.

“Kami pun sudah melakukan tindakan seperti razia gabungan dengan Dishub, dan dari pihak PUPR sediri selalu mengusahakan untuk perbaikan jalan,” tandasnya.

Sementara Kepala Dishub Tanah Bumbu, Achmad Marlan saat dihubungi media ini tidak bisa terbubung. (Bar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *