Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Bumbu

Khatib dan Bilal se-Tanah Bumbu Ikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi di Masjid Agung Ziyadatul Abrar

×

Khatib dan Bilal se-Tanah Bumbu Ikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi di Masjid Agung Ziyadatul Abrar

Sebarkan artikel ini
Zaki Yamani membuka pelatihan peningkatan kompetensi khatib dan bilal di Masjid Agung Ziyadatul Abrar, Tanah Bumbu.
Kabag Kesra Setda Tanah Bumbu, M. Zaki Yamani, mewakili Bupati, Andi Rudi Latif saat membuka Diklat Khatib dan Bilal se-Kabupaten Tanah Bumbu di Masjid Agung Ziyadatul Abrar, Rabu (22/10/2025).

BATULICIN – Khatib dan bilal (muazin) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Khatib dan Bilal Masjid se-Kabupaten Tanah Bumbu yang digelar di Masjid Agung Ziyadatul Abrar, Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tanah Bumbu, M. Zaki Yamani, mewakili Bupati Tanah Bumbu H. Andi Rudi Latif.

Dalam sambutannya, Zaki Yamani menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata Pemkab Tanah Bumbu dalam meningkatkan kualitas pelayanan masjid serta memperkuat kapasitas para khatib dan bilal sebagai garda terdepan dalam pembinaan umat.

“Khatib dan bilal adalah wajah masjid yang dilihat dan didengar langsung oleh jamaah. Karena itu, peningkatan kompetensi mereka sangat penting agar pesan dakwah tersampaikan dengan baik dan menyejukkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelatihan ini bukan sekadar peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga bagian dari gerakan dakwah visioner untuk membangun masyarakat yang religius, moderat, dan berakhlak mulia.

“Suara khatib dan bilal membawa pesan keimanan, ilmu, dan keteladanan. Mereka harus dibekali kemampuan komunikasi yang baik serta pemahaman keislaman yang mendalam agar mampu menjadi teladan bagi jamaah,” jelasnya.

Zaki juga menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat peradaban Islam, tempat lahirnya generasi Qur’ani dan tumbuhnya solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan akhlak, ukhuwah, dan pemberdayaan umat. Karena itu, kolaborasi antara Pemkab, DMI, dan masyarakat sangat penting untuk memperkuat peran strategis masjid,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Tanah Bumbu), Sudian Noor, melalui Ketua Dewan I Syamsudin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan DMI terhadap program pemerintah daerah dalam membina para penggerak masjid.

Baca Juga  Silaturahmi Idulfitri di Tanah Bumbu, PKK Tekankan Peran Keluarga dalam Pembangunan

“Kami ingin memastikan para khatib dan bilal di Tanah Bumbu tidak hanya mampu secara teknis, tetapi juga memahami nilai dakwah yang menyejukkan dan moderat,” ucapnya.

DMI berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi program berkelanjutan di seluruh kecamatan agar seluruh masjid di Tanah Bumbu memiliki khatib dan bilal yang berkualitas serta berwawasan luas.

Kegiatan Diklat Khatib dan Bilal ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, DMI, dan masyarakat dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat transformasi sosial dan spiritual di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *