Pelaihari — Di tengah kesibukan warga kota, sosok ibu bernama Monaroh menjadi inspirasi lewat kepeduliannya terhadap hewan. Setiap pagi, ia berjalan kaki sejauh dua kilometer untuk memberi makan kucing-kucing liar yang hidup di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hasan Basri, Jalan Gembira, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.
Dengan langkah tenang dan membawa beberapa kantong makanan, Monaroh menyapa satu per satu kucing yang menghampirinya. Ia mengaku tak tega melihat banyak kucing yang terlantar, bahkan ada yang pernah disiksa dan dibuang.
“Mereka juga makhluk Tuhan yang butuh kasih sayang. Kadang saya ajak bicara, seolah mereka mengerti,” ujar Monaroh sambil tersenyum.
Kepedulian Monaroh bermula dari rasa iba saat melihat kucing kelaparan di sekitar taman kota. Sejak itu, ia bertekad menyisihkan sebagian rezekinya untuk membeli makanan kucing setiap hari.
Monaroh juga menuturkan bahwa kecintaannya terhadap kucing berlandaskan nilai agama. Ia menyebut hewan itu sebagai hewan kesayangan Rasulullah SAW, dan berharap tindakannya bisa menginspirasi warga lain untuk ikut menyayangi dan merawat hewan di lingkungan sekitar.
“Tidak harus banyak, cukup memberi makan satu kucing saja sudah berarti. Dari hal kecil bisa tumbuh kebiasaan baik,” tuturnya.
Bagi Monaroh, kepedulian terhadap hewan bukan sekadar memberi makan, tetapi juga bentuk kasih sayang dan rasa tanggung jawab terhadap sesama makhluk hidup. Aksinya menjadi bukti bahwa cinta terhadap hewan bisa dimulai dari langkah sederhana namun penuh makna.












