Banjarbaru – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) berikutnya dipastikan akan dilaksanakan di Kabupaten Tanah Bumbu. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Rejosari dan Desa Mantewe dan dijadwalkan berlangsung mulai 9 Oktober hingga awal November 2025.
Kasi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan, Andie Putra Pratama, menyampaikan bahwa TMMD menjadi momen penting untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
“TMMD baru akan dimulai bulan depan. Kami akan membangun jalan, jembatan, dan fasilitas pendukung lain. Selain itu, ada penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat agar hasilnya berdampak langsung bagi warga,” jelas Andie, Senin (8/9/2025) di Banjarbaru.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat selama proses berlangsung.
“Keterlibatan warga sangat menentukan keberhasilan TMMD. Jika masyarakat ikut aktif bergotong royong, hasil pembangunan akan lebih terjaga dan bermanfaat jangka panjang,” tambahnya.
Selain di Tanah Bumbu, TMMD juga akan dilaksanakan di Kabupaten Barito Kuala, tepatnya di Desa Tumih, Kecamatan Wanaraya. Program ini melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan warga desa untuk bersama-sama memperkecil kesenjangan pembangunan.
TMMD digelar rutin tiga kali setahun dan menjadi agenda penting bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur serta kesejahteraan desa.












