Sukamara, bacakabar – Pemerintah Kabupaten Sukamara memperingati Hari Lahir Pancasila dengan menggelar upacara di Halaman Kantor Bupati Sukamara pada Minggu (1/6/2025). Wakil Bupati Sukamara, Nur Efendi, S.H., memimpin langsung upacara tersebut.
Ratusan peserta hadir mengikuti upacara, termasuk jajaran Forkopimda, anggota DPRD, staf ahli bupati, asisten sekda, kepala OPD, instansi vertikal, ASN, TNI-Polri, BUMN/BUMD, pimpinan perusahaan swasta, organisasi kepemudaan dan wanita, tenaga kontrak, pelajar, serta elemen masyarakat lainnya.
Dalam amanat yang dibacakan mewakili Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Wakil Bupati Nur Efendi menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa di tengah keberagaman.
“Kebinekaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu. Pancasila adalah rumah besar bagi seluruh anak bangsa, dari Sabang hingga Merauke,” ucap Nur Efendi dalam pidatonya.
Ia menekankan bahwa semangat gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia harus menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap kebijakan dan tindakan, sebagaimana nilai-nilai luhur yang terkandung dalam lima sila Pancasila.
Nur Efendi juga menyinggung pentingnya delapan Asta Cita, terutama dalam memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia sebagai arah pembangunan bangsa.
“Kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Tanpa nilai Pancasila, pertumbuhan ekonomi bisa menciptakan ketimpangan, dan teknologi tanpa moral bisa menjerumuskan kita pada dehumanisasi,” tegasnya.
Ia menutup amanat dengan mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai momen memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa.
“Indonesia maju bukan hanya secara teknologi, tetapi juga secara moral. Indonesia sejahtera bukan hanya dalam statistik, tetapi dalam rasa keadilan dan persaudaraan. Indonesia dihormati dunia bukan karena kekuatan ekonomi, tetapi karena keluhuran budi,” pungkasnya.











