Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Kotabaru

Pemkab Kotabaru Revitalisasi Tanjakan Rawan Kecelakaan di Pulau Laut Sigam

×

Pemkab Kotabaru Revitalisasi Tanjakan Rawan Kecelakaan di Pulau Laut Sigam

Sebarkan artikel ini
Camat Pulau Laut Sigam, Pia Widya Laksmi, saat meninjau lokasi proyek revitalisasi tanjakan rawan kecelakaan yang segera dikerjakan, Kamis (17/7/2025).
Camat Pulau Laut Sigam, Pia Widya Laksmi, saat meninjau lokasi proyek revitalisasi tanjakan rawan kecelakaan yang segera dikerjakan, Kamis (17/7/2025).

Kotabaru, bacakabar — Pemerintah Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, menetapkan jadwal simulasi dan rekayasa lalu lintas menjelang dimulainya proyek revitalisasi tanjakan baru. Proyek ini dijadwalkan mulai pada Minggu, 20 Juli 2025, sebagai respons atas tingginya risiko kecelakaan di jalur tersebut.

Camat Pulau Laut Sigam, Pia Widya Laksmi, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan warga.

“Sudah terlalu banyak insiden di tanjakan ini, termasuk yang terbaru saat inspeksi ada truk yang nyaris terguling. Kami tidak bisa menunggu korban berikutnya. Ini adalah tanggung jawab kami untuk bertindak cepat,” tegas Pia Widya Laksmi saat ditemui, Kamis (17/7/2025).

Ia menyebutkan bahwa simulasi pengalihan arus lalu lintas akan dilaksanakan pada 21 hingga 23 Juli. Bila berjalan lancar, maka tanjakan akan ditutup total selama tujuh hari untuk kendaraan, sebelum diberlakukan sistem buka-tutup khusus roda dua.

“Kami sudah berkoordinasi dengan semua pihak, termasuk kontraktor, PLN, Pertamina, PDAM, Telkom, Diskoprindag, dan Polres. Sosialisasi ke masyarakat kami majukan menjadi 15 Juli supaya semua siap,” ujarnya.

Pengerjaan tanjakan mencakup panjang sekitar 150 meter, lebar lima meter (2,5 meter per sisi), dan kedalaman pengupasan sekitar dua meter. Target penyelesaian 45 hari kerja, kemudian dilanjutkan dengan perbaikan Jembatan Mandin sebagai bagian dari proyek infrastruktur terpadu di kawasan tersebut.

Pia memastikan bahwa aktivitas warga tetap bisa berjalan normal meskipun ada penutupan jalur kendaraan.

“Pedagang kaki lima dan pejalan kaki tetap bisa beraktivitas seperti biasa. Jalur hanya ditutup untuk kendaraan bermotor. Kami juga siapkan titik-titik parkir di sekitar lokasi,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pia juga mengimbau para sopir truk agar membagi muatan sesuai kapasitas kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari.

Baca Juga  Polres Kotabaru Siapkan Personel Hadapi Hari Buruh

“Kami minta masyarakat terus ikuti informasi resmi dari pemerintah maupun kepolisian. Ini demi keselamatan bersama. Jalan bisa kita perbaiki, tapi kedisiplinan dan kesadaran pengguna jalan juga harus ditingkatkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *