Lamandau, bacakabar– Pemerintah Kabupaten Lamandau terus mendorong percepatan program swasembada pangan. Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menyampaik7uan komitmen tersebut saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Ketahanan Pangan Indonesia menjelang musim kemarau 2025 melalui Zoom dari Nanga Bulik.
Rapat koordinasi tingkat nasional itu mempertemukan menteri, pejabat tinggi kementerian, gubernur, bupati, walikota, dan pemangku kepentingan lainnya. Mereka membahas strategi percepatan produksi beras secara menyeluruh. Bupati Rizky hadir bersama Dandim 1017/Lamandau, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta kepala perangkat daerah terkait untuk menyelaraskan program pusat dan daerah.
Peserta rapat mendalami strategi pengelolaan irigasi, optimalisasi lahan, dan penyaluran bantuan pertanian. Menteri Pertanian menargetkan percepatan penanaman padi di 384.341 hektare lahan, khususnya lahan tadah hujan dan rawa. Pemerintah menargetkan peningkatan indeks tanam menjadi 1,5 kali per tahun dan produksi padi mencapai 32 juta ton.
Bupati Rizky menyatakan bahwa keberhasilan swasembada pangan membutuhkan kerja kolektif. “Dengan komitmen tersebut, rapat koordinasi ini menegaskan bahwa upaya mencapai swasembada pangan di Indonesia merupakan kerja kolektif multidisiplin yang mengintegrasikan teknologi, politik, dan pengelolaan sumber daya alam dengan peran sentral pemerintah pusat, daerah, dan petani lokal,” ujarnya.
Ia menegaskan kesiapan Lamandau dalam memperkuat sinergi lintas sektor. “Kami Pemkab Lamandau pada dasarnya siap mendukung program pemerintah dalam mencapai swasembada pangan,” tegas Rizky.
Pemerintah Kabupaten Lamandau terus mengintegrasikan sumber daya daerah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan menjaga masa depan masyarakat yang lebih baik.












