Paringin, bacakabar – Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif, mendorong sekolah-sekolah di wilayahnya untuk memasukkan materi sejarah lokal ke dalam kurikulum muatan lokal. Ia menilai kebijakan ini penting untuk menanamkan rasa cinta tanah air sekaligus memperkuat identitas budaya generasi muda Balangan.
Saiful menegaskan perlunya siswa memahami sejarah daerah mereka sejak dini. Ia percaya pengenalan sejarah lokal mampu memperkaya wawasan pelajar mengenai asal-usul, perjuangan, dan kekayaan budaya Kabupaten Balangan.
“Sebagai wakil rakyat, saya melihat pentingnya generasi muda mengenal sejarah dan nilai-nilai lokal. Ini bukan sekadar pelajaran, tapi upaya membangun karakter dan kecintaan terhadap daerah sendiri,” ujar Saiful saat diwawancarai di Paringin, Rabu (11/6/2025).
Ia menyayangkan masih minimnya perhatian terhadap sejarah lokal dalam sistem pendidikan formal. Menurutnya, siswa yang memahami sejarah akan lebih menghargai perjuangan para pendahulu dan berkomitmen melestarikan kearifan lokal.
“Sejarah Balangan penuh dengan cerita perjuangan dan budaya yang unik. Jika siswa memahami itu sejak dini, mereka akan tumbuh sebagai generasi yang bangga akan akar budayanya,” lanjutnya.
Saiful mengajak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan untuk merancang kurikulum muatan lokal secara kolaboratif bersama DPRD. Ia ingin materi sejarah lokal benar-benar masuk ke pembelajaran, bukan hanya menjadi wacana.
“Ini harus menjadi program bersama agar tidak hanya menjadi wacana, tapi benar-benar diintegrasikan ke dalam pembelajaran,” tegasnya.
Lebih jauh, Saiful menekankan pentingnya pendidikan sejarah lokal sebagai fondasi dalam membangun kesadaran sosial dan nasionalisme di kalangan generasi muda. Ia mengingatkan bahaya lunturnya nilai budaya akibat derasnya arus globalisasi.
“Kita ingin generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki jati diri yang kuat,” pungkasnya.












