Kotabaru

Angin Ribut dan Gelombang Tinggi Terjang Pesisir Kotabaru, Puluhan Rumah Rusak

×

Angin Ribut dan Gelombang Tinggi Terjang Pesisir Kotabaru, Puluhan Rumah Rusak

Sebarkan artikel ini
Angin ribut disertai gelombang tinggi menghantam pesisir Kabupaten Kotabaru.

KOTABARU – Bencana angin ribut disertai gelombang tinggi menghantam pesisir Kabupaten Kotabaru, khususnya di Desa Tanjung Samalantakan, Kecamatan Pamukan Selatan, Selasa pagi (1/4/2025).

Akibatnya, puluhan rumah mengalami kerusakan, sarana transportasi laut warga terdampak, dan fasilitas umum rusak parah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru, Hendra Indrayana, mengonfirmasi bahwa timnya segera dikerahkan setelah menerima laporan dari aparat desa.

“Kami langsung melakukan koordinasi untuk pendataan dan pengiriman bantuan. Dari hasil sementara, 47 rumah warga mengalami kerusakan, tiga titian rusak, serta sepuluh kapal nelayan hancur diterjang gelombang tinggi,” ujarnya.

Tak hanya di Tanjung Samalantakan, dampak juga dirasakan di Desa Sakadoyan. Sebuah kapal milik warga dilaporkan tenggelam, sementara tambak masyarakat jebol akibat ombak besar. Kerusakan ini memicu kekhawatiran, terutama bagi nelayan yang bergantung pada laut sebagai sumber penghidupan mereka.

Pulunan rumah warga rusak parah diterjang ombak dan angin kencang.

Menanggapi situasi darurat ini, BPBD segera menghimpun bantuan logistik bagi para korban.

“Kami tengah mempersiapkan paket bantuan berupa sembako, selimut, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan akan segera dikirimkan melalui jalur darat malam ini untuk memastikan warga terdampak dapat segera mendapatkan pertolongan,” tambah Hendra.

Masyarakat pesisir diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan. Hendra juga menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG dan instansi terkait guna mengantisipasi dampak lebih lanjut.

“Kami meminta warga untuk selalu memperhatikan peringatan cuaca dan menghindari aktivitas di laut jika situasi tidak memungkinkan,” pungkasnya.

Baca Juga  LKPJ 2025 Disampaikan, Ekonomi Kotabaru Tumbuh 5,4 Persen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *