Kuala Kapuas – Kebocoran pipa milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kapuas akibat pengerjaan proyek jembatan Box Culvert, terjadi di Desa Teluk Palinget Kecamatan Pulau Petak Kabupaten Kapuas, Kalteng, sejak Kamis (11/7/2024) lalu.
Akibatnya, akses air bersih ke permukiman warga menjadi terhambat. Sejumlah warga menuai protes dan mengungkap permasalahan tersebut kepada awak media.
Salah satu warga setempat, Abung menuturkan, sudah beberapa hari air PDAM tidak mengalir, sehingga menyusahkan warga dalam beraktifitas sehari-hari seperti mencuci pakaian, mandi dan lain sebagainya.
Saat dikonfirmasi, Direktur PDAM Kapuas, Abisua Setia Nugroho, melalui Ponselnya belum memberikan respon terkait hal tersebut.
Awak media kemudian mencoba mengkonfirmasi kepada Bagian Tehnik PDAM Kapuas, Rahmadi. Ia membenarkan adanya kebocoran pipa di area pekerjaan proyek jembatan.
“Ya benar, itu waktu pertama kejadian pengelasan pipa dan lain-lain. Kejadian ini baru lagi dan kami butuh alat yang info nya hari ini,” kata Rahmadi saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Sabtu (13/7/2024) pagi.
Ia juga membenarkan jika perbaikan yang dilakukan untuk yang ketiga kalinya setelah sebelumnya mengganti bend besi, pengelasan dan pasang gibolt joint.
Ia juga menjelaskan jika pihaknya dari PDAM hanya melakukan perbaikan, sementara untuk alat, disediakan oleh pihak pelaksana pekerjaan proyek.
“Ini perbaikan yang ke 3, Possi pecah lagi, pleng socketnya lagi,” ungkapnya. Ini kami sudah siap, kuras dulu baru bisa pasang alat,” ungkapnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi pihak pelaksana pekerjaan proyek jembatan Box Culvert juga membenarkan pihaknya beritikad baik menyediakan peralatan yang dibutuhkan untuk perbaikan pipa yang bocor.
“Hari ini ditangani mereka PDAM, alat-alatnya sudah siap, tinggal dikerjakan,” kata Arta Hertoyo, pelaksana pekerjaan proyek jembatan Box Culvert di wilayah Desa Teluk Palinget kepada awak media ini.
(Rahmad Ari)












