Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
KotabaruPemerintahan

11 Desa Blankspot di Kotabaru, Desa Sekandis Jadi Prioritas

×

11 Desa Blankspot di Kotabaru, Desa Sekandis Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kominfo Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid saat diruang kerjanya (Foto Hartawan)

Kotabaru – Desa Sekandis, kecamatan Pamukan Selatan, kabupaten Kotabaru, provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), belum mempunyai Base Transceiver Station (BTS) atau menara telekomunikasi untuk mengatasi blankspot.

Sinyal internet dari provider Telkomsel telah terjangkau di Desa Sekandis. Namun tidak stabil, jaringan internet yang lelet tentunya akan menghambat semua pekerjaan.

Kepala Dinas Kominfo Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid, menerangkan jaringan internet suatu kebutuhan dalam dunia kehidupan sehari-hari termasuk, pendidikan, dunia usaha dan dunia pemerintahan.

“Jaringan sinyal internet sangat dibutuhkan sampai kepelosok desa,” ucapnya kepada media Senin, (22/1/2024) di ruang kerjanya.

Menurutnya diwilayah Kotabaru sebagian besar sudah masuk jaringan internet, akan tetapi dibeberapa titik sinyal masih tidak stabil (blankspot).

“Seperti Desa Sekandis ada sinyal internet, tapi lemot,” ujarnya.

Selain itu, dia menyebut di beberapa tempat obyek wisata yang masih blankspot yakni, pantai Gedambaan, Gunung Mamake dan tempat wisata lainnya yang ada di kotabaru.

Pemerintah daerah sangat mendukung dalam menyediakan BTS atau jaringan sinyal tidak stabil.

“Ini merupakan visi misi Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar, terkait Pariwisata dan Agrobisnis, dan menjadi prioritas permasalahan jaringan sinyal internet,” terang Wakhid.

“Kami sarankan kepada Kepala Desa Sekandis, pada waktu Musrenbang tingkat kecamatan harus diusulkan skala prioritas,” imbuhnya.

Pengajuan usulan tersebut, nantinya di ajukan ke kementrian Kominfo untuk pengadaan BTS di Kabupaten Kotabaru.

Selain itu juga akan mengusulkan penguatan sinyal internet dengan menggunakan alat booster.

Sementara itu, Plt Camat Pamukan Selatan, Juhaini mengatakan usulan kepala Desa Sekandis terkait BTS dalam musrenbang kecamatan itu harus diprioritaskan.

Dengan usulan tersebut, dari 11 desa Se-Kecamatan Pamukan Selatan akan lebih mudah memperoleh jaringan internet yang selama ini blankspot.

Baca Juga  Pemkab Kotabaru Peringati Maulid Nabi 1447 H di Masjid Apung

“Semoga usulan tersebut dapat dikabulkan, karena jaringan internet sangat dibutuhkan oleh pemerintah desa dalam administrasi desa,” tegasnya

Senada juga disampaikan Kepala Desa Sekandis, Abriansyah, mengatakan dari 11 desa Se-Kecamatan Pamukan Selatan mengalami Blank spot dan terganggu mengakses internet pada saat mengerjakan laporan dana desa (DD) dan Siskudes.

“Jaringan internet ada tapi lemot, suka tidak suka aparat desa yang mengurus laporan penggunaan dana harus tinggal di kota, untuk mempermudah urusan administrasi desa,” ungkapnya.

Dia menambahkan pemerintahan desa, sangat membutuhkan jaringan internet, sehingga kita berusaha mengajukan proposal bantuan ke pemerintah daerah melalui Dinas Kominfo Kotabaru.

“Saya berharap, dapat dibantu BTS atau alat penguat sinyal serta alat booster pengutan sinyal untuk mempermudah tugas administrasi desa,” pintanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *