Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Bumbu

PSHT Cabang Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Digitalisasi Bagi UMKM di Satui

×

PSHT Cabang Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Digitalisasi Bagi UMKM di Satui

Sebarkan artikel ini
Suasana saat pelatihan digitalisasi bagi UMKM di Rayon Laladangan Rindu Ngosongo Ranting Satui Rabu, (17/1).

Tanah Bumbu – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Tanah Bumbu bersama Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (Kumdagri) Tanah Bumbu, dan didukung PT. Surya Medika Satui (klinik SMS) menggelar pelatihan Digitalisasi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berbasis smart phone Rabu, (17/1/2023) di Rayon Laladangan Rindu Ngosongo Ranting Satui.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian Tanbu yang diwakili Kabid Koperasi dan Usaha Mikro, Erna Kalsum, S.P, M.M, diikuti para pelaku UMKM wilayah Satui, warga PSHT, pelajar SMK dan SMU setempat.

Materi standar produk dan packaging (kemasan) di sampaiakan pamateri dari Dinas koperasi, sementara Foto produk berbasis smart phone disampaikan oleh dr. Zaenal Saputra sebagai Photographer profesional dari Kota Kediri, Jawa Timur.

Ketua cabang PSHT Tanah Bumbu, Daswadji mengatakan, seiring dengan pesatnya perkembangan jaman, maka PSHT Tanbu ikut hadir dalam pengembangan pemberdayaan masyarakat melalui UMKM yang mana sudah saatnya harus berdaptasi dengan berbagai teknologi dibidang digitalisasi.

“Dengan begitu, digitalisasi menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing pelaku UMKM,” katanya.

Menurutnya, digitalisasi UMKM juga menjadi upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses bisnis dan operasional.

“Jadi, digitalisasi UMKM bukan sekadar menggunakan teknologi untuk menjual produk, akan tetapi juga perlu membinaan dan pendampingan,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, perlu peran dan sinergi dari segenap stakeholders untuk dapat menjawab tantangan tersebut.

Lebihlanjut Daswadji, mengatakan dengan adanya pelatihan akan menambah wawasan, keterampilan pengetahuan, serta meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM para pelaku UMKM.

Sementara dengan pembinaan, pelaku UMKM mampu berinovasi dan bersaing dalam menghasilkan dan memasarkan produk-produk ekonomi berbasis lokal.

Baca Juga  Kloter BDJ 18 Berangkat ke Arafah, 221 Jamaah Berisiko Tinggi, Kolesterol Dominan

“Sehingga akhirnya mampu meningkatan pendapatan daerah dan kesejahteraan bagi pelaku UMKM itu sendiri,” pungkas Daswadji yang juga merupakan Kepala Desa Al Kautsar. (barlis)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *