Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Bumbu

Kisah Pria Tua Hidup Sebatang Kara di Gubuk Kawasan Batulicin

×

Kisah Pria Tua Hidup Sebatang Kara di Gubuk Kawasan Batulicin

Sebarkan artikel ini
Amang Misran, lansia hidup sebatang kara di sebuah gubuk di Kelurahan Gunung Tinggi (Foto Istimewa)

Tanah Bumbu – Keberuntungan tidaklah menyapa setiap orang, apalagi mampir dan menetap. Tak sedikit orang yang tak beruntung dalam kehidupannya meskipun segala daya upaya sudah dilakukan, karena rencana atau takdir Tuhan tak bisa diubah oleh siapapun.

Tak terkecuali yang dialami oleh pria yang sehari-harinya kerap dipanggil Amang Misran (60) ini. Penampilan terlihat lusuh, wajah yang telah keriput menandakan usia Amang Misran yang sudah tak muda lagi.

Di usia tuanya Amang Misran hidup sendiri setelah ditinggal oleh istrinya menghadap Ilahi. Tadinya ia tinggal bersama seorang putra semata wayangnya yang menderita keterbelakangan mental. Namun setelah putranya itu dititipkan kepada seorang saudaranya di kampung di pelosok desa di Banua Anam, Amang Misran tinggal sendiri di gubuk yang dibangun untuk menjaga sarang burung di Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, Tanah Bumbu.

“Syukurlah ada yang bersedia meminjami tempat berteduh sambil menjagakan sarang burung meski tak diupah oleh pemiliknya,” cerita Amang Misran suatu kali ketika berkunjung ke Sekretariat SMSI Tanah Bumbu.

Ia pun menceritakan perihal kondisinya sekarang, atau lebih tepatnya berkeluh kesah tentang sulitnya menjalani kehidupan dengan statusnya tanpa pekerjaan tetap untuk biaya dan bertahan hidup. Disamping untuk keperluannya sehari-hari. Amang Misran juga tetap memikirkan dan mencarikan keperluan untuk anak semata wayangnya yang dititipkan ke saudaranya itu.

Dengan usia yang sudah tua serta fisik yang tampak lemah, tak memungkinkan bagi Amang Misran untuk ikut berkerja berat, sehingga ia pun cuma mampu mengerjakan pekerjaan sesuai kemampuan kondisi fisiknya.

Ia pun bercerita tentang upayanya memohon bantuan ke Dinas Sosial (Dinsos) setempat melalui sejumlah instansi terkait, namun upayanya belum membuahkan hasil. (Rel)

Baca Juga  Jalan Nasional Km 171 Putus Total, Sekda Tanbu Tinjau Jalan Alternatif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *